Kajian Maqashid Syariah Terhadap Putusan Hadhanah Anak Belum Mumayyiz: Analisis Putusan Pengadilan Agama Pekanbaru No. 1747/Pdt.G/2022/PA. Pbr

Authors

  • Berliano Rasyid Universitas Islam Negri Sultan Syarif Kasim Riau, Indonesia Author
  • Irfan Zulfikar Universitas Islam Negri Sultan Syarif Kasim Riau, Indonesia Author
  • Ahmad Mas'ari Universitas Islam Negri Sultan Syarif Kasim Riau, Indonesia Author

Keywords:

Maqashid Syariah, Hadhanah Anak, Non-Muslim, Mumayyiz

Abstract

Penelitian ini mengkaji putusan Pengadilan Agama Pekanbaru No. 1747/Pdt.G/2022/PA.Pbr yang memberikan hak asuh anak kepada bapak, hal ini bertentangan dengan hadits dan Kompilasi Hukum Islam (KHI) yang menyatakan ibu sebagai pihak paling berhak selama belum menikah kembali dan anak belum mumayyiz (12 tahun). Tujuan penelitian adalah menganalisis pertimbangan hukum hakim dengan perspektif Maqashid Syari’ah terhadap putusan tersebut. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan normatif dengan sumber primer putusan pengadilan dan sumber sekunder berupa buku, jurnal, dan bahan bacaan terkait. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim memutuskan hak asuh kepada bapak dengan mempertimbangkan kemaslahatan anak dari aspek agama, perkembangan fisik, pendidikan, dan psikologi. Dari perspektif Maqashid Syari’ah, putusan ini dianggap tepat karena bertujuan menjaga kepentingan terbaik anak (hifzh al-nasl) sesuai tujuan syariat. Meskipun KHI dan hadits mengutamakan ibu, hakim menilai konteks spesifik kasus lebih menguntungkan anak jika diasuh bapak. Kesimpulannya, pertimbangan hakim didasarkan pada analisis mendalam mengenai kemaslahatan anak dan putusan tersebut sejalan dengan Maqashid Syari’ah yang menekankan kesejahteraan anak sebagai prioritas. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan holistik dan kontekstual dalam menyelesaikan perkara hak asuh anak.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdurrahman, Zulkarnain. “Teori Maqasid al-Syatibi dan Kaitannya dengan Kebutuhan Dasar Manusia Menurut Abraham Maslow.” Jurnal Ushuluddin: Media Dialog Pemikiran Islam 22, no. 1 (August 27, 2020). https://doi. org/10. 24252/jumdpi.v22i1.15534.

Afriyani, Silfa. “Interdisciplinary Approach In The Study Of Marital Law (Study Of The Determination Of Child Costody).” Nurani: Jurnal Kajian Syari’ah Dan Masyarakat 21, no. 2 (January 1, 1970): 219–30. https://doi. org/10.19109/nurani.v21i2.9738.

Al-Ghazali, Abu Hamid Muhammad ibn Muhammad. Al Mustashfa Min Ilmil Ushul Fiqh. Beirut: Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah, 2022.

Al-Syatibiy, Abu Ishaq. Al-Muwafaqat Fi Usul Al-Syari’at. Juzu’ 3. ttp: Dar Ibn ‘Affan, 1997.

Alva Dio Rayfindratama. “Kebebasan Hakim Dalam Menjatuhkan Putusan Di Pengadilan.” Birokrasi: Jurnal Ilmu Hukum Dan Tata Negara 1, no. 2 (July 6, 2023): 1–17. https://doi.org/10.55606/birokrasi.v1i2.409.

Azni, Azni, Muhammad Hafis, Asril Amirul Zakariah, Adi Harmanto, Miftahuddin Miftahuddin, and M. Ihsan. “Pseudo-Maṣlaḥah and Epistemological Failure in Marriage Dispensation at Indonesian Religious Courts.” Jurnal Ilmiah Peuradeun 13, no. 2 (May 30, 2025): 1399–1420. https://doi. org/10. 26811/peuradeun.v13i2.2047.

Djazuli, A. Kaedah-Kaedah Fiqih, Kaedah-Kaedah Hukum Islam Dalam Menyelesaikan Masalah-Masalah Yang Praktis, Cet Ke-7. Jakarta: Kencana, 2017.

Fuaduddin. Pengasuhan Anak Dalam Keluarga Islam. Jakarta: Lembaga Kajiana Agama dan Jender, 1999.

Hafis, Muhammad. “Kajian Terhadap Asas-Asas Teologis Dalam Surah An-Nisa’ Ayat 129 Tentang Aturan Konkrit Monogami.” Jurnal Kajian Dan Pengembangan Umat 6, no. 2 (December 29, 2023): 194–201. https://doi.org/10.31869/jkpu.v6i2.4888.

———. Konkritisasi Aturan Munakahat Di Indonesia (Keselarasan Antara “Hukum Islam” Dan “Hukum Nasional”). Yogyakarta: PT Penamuda Media, 2024.

———. “Pertimbangan Hukum Hakim Dalam Putusan Contra Legem Di Pengadilan Agama Pekanbaru Dalam Perspektif Maslahah Mursalah.” Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2022. https://digilib.uin-suka.ac.id/view/creators/Muhammad_Hafis,_S=2EH=3ANIM=2E=253A_20203012020=3A=3A.html.

Hafis, Muhammad, and Johari Johari. “Maqasid al-Syariah Sebagai Problem Solver Terhadap Penetapan Hak Asuh Anak Pasca Perceraian.” Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi 22, no. 3 (October 31, 2022): 1522. https://doi. org/10. 33087/jiubj. v22i3. 2420.

Idris, Ahmad Rusyaid, Muhammad Khusaini, and Syaiful Anwar Al-Mansyuri. “Contemporary Islamic Law in Indonesia: The Fulfillment of Child Custody Rights in Divorce Cases Caused by Early Marriage.” MILRev : Metro Islamic Law Review 3, no. 1 (April 4, 2024): 1. https://doi.org/10.32332/milrev.v3i1.8907.

Joshua Suherman, and Muhammad Hafis. “Obligation To Attend Witness In Religious Courts And Its Relevance To Ibnu Hazm’s Views.” Jurnal Ilmiah Ahwal Syakhshiyyah (JAS) 4, no. 2 (February 25, 2023): 285–303. https://doi.org/10.33474/jas.v4i2.18909.

Kayadibi, Saim. “The State As An Essential Value (Ḍarūriyyāt) Of The Maqāṣid Al-Sharī‘Ah.” Ahkam : Jurnal Ilmu Syariah 19, no. 1 (July 9, 2019). https://doi. org/10. 15408/ajis. v19i1.6256.

Lutfi, Lutfi, and Amir Muallim. “Penerapan Kompilasi Hukum Islam Pada Peradilan Agama Dalam Perkara Hadhonah Dan Eksekusi Putusannya.” Millah 20, no. 2 (February 28, 2021): 275–300. https://doi.org/10.20885/millah.vol20.iss2.art4.

Mera, Nasaruddin, Marzuki Marzuki, M. Taufan B., Sapruddin Sapruddin, and Andi Intan Cahyani. “Child Custody Rights for Mothers of Different Religions: Maqāṣid Al-Sharī’ah Perspective on Islamic Family Law in Indonesia.” Samarah: Jurnal Hukum Keluarga Dan Hukum Islam 8, no. 3 (August 24, 2024): 1645. https://doi.org/10.22373/sjhk.v8i3.23809.

Muala, Asyharul, and Sri Wahyuni. “Unregistered Divorce among Islamic Boarding School Alumni.” Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam 17, no. 2 (December 30, 2024): 244–66. https://doi. org/10. 14421/ahwal.2024.17206.

Nelli, Muhammad Hafis dan Jumni. Hukum Keluarga Islam Indonesia: Konsep Maslahah Terhadap Perkembangan Hukum Keluarga Islam Di Indonesia. Yogyakarta: Deepublish, 2023.

Novi Mayangsari, and Muhammad Hafis. “Persepsi Keluarga Sakinah Bagi Pasangan Suami Istri Yang Belum Memiliki Anak (Studi Kasus Di Dusun Lebanisuko Desa Lebanisuko Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik).” Jurnal Ilmiah Ahwal Syakhshiyyah (JAS) 4, no. 2 (December 30, 2022): 265–84. https://doi.org/10.33474/jas.v4i2.19007.

Nur’aini, Nispul Khair, and Yadi Harahap. “Legal Protection For Children After Divorce Through The Decision Of The Religious Court Of Medan City (Analysis Of Child Protection Law No. 23 Of 2002).” International Journal of Islamic Education, Research and Multiculturalism (IJIERM) 6, no. 3 (December 31, 2024): 1320–33. https://doi.org/10.47006/ijierm.v6i3.399.

Ramadhan, Suci, and JM. Muslimin. “Indonesian Religious Court Decisions on Child Custody Cases: Between Positivism and Progressive Legal Thought.” JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) 21, no. 1 (June 10, 2022): 89. https://doi.org/10.31958/juris.v21i1.5723.

Sheibani, Mariam. “Deceptive Debauchery: Secret Marriage and the Challenge of Legalism in Muslim-Minority Communities.” Religions 15, no. 1 (December 20, 2023): 10. https://doi. org/10. 3390/rel15010010.

Sutisna, Dkk. Panorama Maqashid Syariah. Bandung: Cv. Media Sains Indonesia, 2020.

Syamsuddin. “Pengakuan Hukum Islam Terhadap Hak Mut’ah Mantan Istri Dalam Kajian Empat Mazhab (Studi Kasus Putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan No.1151/Pdt.G/2008/Pajs).” Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim, Riau, 2014. http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/2487.

Syarif, Dafiar, Wawan Devis Wahyu, Syukawati Syukawati, Wiyan Mailindr, and Elex Sarmigi. “Literature Review Riset Peran Maqasyid Syariah Di Perbankan Syariah Indonesia.” EKOBIS SYARIAH 8, no. 1 (June 23, 2024): 10. https://doi. org/10. 22373/ekobis.v8i1.20568.

Syukrawati, Syukrawati, Imaro Sidqi, Siti Maymanatun Nisa, Zufriani Zufriani, and Doli Witro. “Post-Divorce Rights of Women and Children in Pekalongan City, Central Java: Challenges in Islamic Law Analysis.” Al-Ahkam 34, no. 1 (April 30, 2024): 121–46. https://doi. org/10. 21580/ahkam. 2024.34.1.20624.

Wisnu Agung Nugroho, Dkk. Sistem Hukum & Peradilan Di Indonesia : Teori Dan Praktik. Jambu: Son Pedia Publishing, 2024.

Yakar, Sümeyra, and Emine Enise Yakar. “A Critical Comparison between the Classical Divorce Types of Ḥanbalī and Ja‘farī Schools.” Darulfunun Ilahiyat, January 19, 2021. https://doi. org/10.26650/di.2020.31.2.803260.

Zuhdi, Muhammad Harfin, and Mohamad Abdun Nasir. “Al-Mashlahah and Reinterpretation of Islamic Law in Contemporary Context.” Samarah: Jurnal Hukum Keluarga Dan Hukum Islam 8, no. 3 (October 17, 2024): 1818. https://doi. org/10. 22373/sjhk.v8i3.24918.

Downloads

Published

2025-08-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

Kajian Maqashid Syariah Terhadap Putusan Hadhanah Anak Belum Mumayyiz: Analisis Putusan Pengadilan Agama Pekanbaru No. 1747/Pdt.G/2022/PA. Pbr. (2025). At-Tafakur: Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum, 2(1), 51-64. https://journal.staiza.ac.id/index.php/At-Tafakur/article/view/46

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.