Peran Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) dalam Penegakan Syariat Islam di Kabupaten Aceh Barat
Keywords:
Ulama, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), Syariat Islam, Pemerintahan Aceh BaratAbstract
Ulama di Aceh memiliki peran historis sebagai penasihat agama bagi penguasa, namun dalam konteks pemerintahan saat ini, tantangan utama yang dihadapi adalah bagaimana memastikan pengawasan syariat Islam tetap relevan dan efektif dalam sistem pemerintahan sekuler. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan, melalui wawancara dengan Ketua MPU Aceh Barat serta observasi langsung di kantor MPU. Teknik analisis data yang digunakan mengacu pada model Miles dan Huberman, yang mencakup tahap pengumpulan, reduksi dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MPU Aceh Barat memiliki tiga komisi utama, yaitu Komisi Fatwa, Komisi Ekonomi, dan Komisi Dakwah, yang berperan dalam menjaga serta membimbing umat sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Namun, dalam pelaksanaannya, MPU menghadapi kendala seperti pluralitas masyarakat, perbedaan interpretasi ajaran Islam, serta koordinasi dengan pemerintah daerah. Oleh karena itu, diperlukan strategi adaptasi agar peran ulama tetap kuat dan pengawasan syariat Islam dapat berjalan secara efektif dalam sistem pemerintahan saat ini.
Downloads
References
Athief, Fauzul Hanif Noor, Darlin Rizki, Angga Aprilio Prabowo, and Muhammad Abdul Adib Abdul Aziz. “Analisa Otoritas Lppom Mui Pasca Diberlakukannya Uu 33 / 2014 Tentang Jaminan Produk Halal : Legalitas ,.” IJTIHAD: Jurnal Hukum Dan Ekonomi Islam 16, no. 1 (2014): 95–115. https://doi.org/10.21111/ijtihad.v16i1.7370.
Al Ghalib, Muhammmad Farhan. "Analisis Pelaksanaan Kebijakan Mpu Aceh Terhadap Lembaga Vertikal Lainnya Melalui Unsur Administratif Negara dalam Asas-asas Umum Pemerintahan yang Baik." Staatsrecht: Jurnal Hukum Kenegaraan dan Politik Islam 1, no. 2 (2021).
Djakfar, Inayatillah, and Isnaliana Isnaliana. “Model Pendampingan Pengurusan Sertifikasi Produk Makanan Halal Bagi UMKM Dalam Mendukung Banda Aceh Menjadi Kota Wisata Halal.” Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat 5, no. 1 (May 1, 2021): 80–88. https://doi.org/10.30656/jpmwp.v5i1.2742.
Idris, M., and Dinda Rizky Amalia. “Syariat Islam Dan Tradisi Di Aceh Darussalam.” Formosa Journal of Social Sciences (FJSS) 1, no. 1 (May 30, 2022): 11–24. https://doi.org/10.55927/fjss.v1i1.457.
Lekipiouw, Sherlock Halmes. “Konstruksi Penataan Daerah Dan Model Pembagian Urusan Pemerintahan.” Sasi 26, no. 4 (2020): 557. https://doi.org/10.47268/sasi.v26i4.414.
Mulia, Muji, Zulfatmi Zulfatmi, Zakki Fuad Khalil, Cecep Soleh Kurniawan, and Darlin Rizki. “Conflict And Consensus in Fiqh Siyasah: The Practice of Islamic Law Across Various Cultures.” Jurnal Ilmiah Peuradeun 12, no. 3 (September 2024): 1263–1263. https://doi.org/10.26811/peuradeun.v12i3.1363.
Muthia, Cut. “Nilai-Nilai Agama Islam Dalam Budaya Dan Adat Masyarakat Aceh | Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam.” Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI) 1, no. 1 (n.d.): 52–60. https://doi.org/10.29313/jrkpi.v1i1.170.
Nurdin, Abidin. “Abidin Nurdin Repositioning of Ulama Role in The Application Islamic Law in Aceh.” Jurnal Al-Qalam 18 (2012).
Raudhatul, Jannah. “Perlindungan Hukum Bagi Pelaku Usaha Tentang Sertifikasi Halal Pada Produk Makanan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (Studi Penelitian Di Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen).” Skripsi, Universitas Malikussaleh, 2024. https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/4762/.
Riski, Muhammad. “Peran Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Dalam Menerbitkan Qanun Jinayat Dalam Sistem Hukum Tata Negara.” Jurnal Justisia : Jurnal Ilmu Hukum, Perundang-undangan dan Pranata Sosial 7, no. 1 (June 26, 2022): 147. https://doi.org/10.22373/justisia.v7i1.12763.
Rizati, Nurul. “Penerapan Qanun Aceh Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Sistem Jaminan Produk Halal.” Skripsi 33, no. 1 (2022): 1–12.
Satriya, Bambang, Andi Suwirta, and Santosa Budi. “Ulama Pejuang Dari Serambi Mekkah: Teungku Muhammad Daud Beureueh Dan Peranannya Dalam Revolusi Indonesia Di Aceh, 1945-1950” 4, no. 1 (2019): 1.
Syamsuar. “Teungku Chiek Dirundeng’s Struggle In Confronting Dutch Colonial.” Jurnal Ilmiah Peuradeun 8, no. 1 (2020). https://doi.org/10.26811/peuradeun.v8i1.336.
Syamsuar Basyariah. “Prinsip-Prinsip Politik Hukum Islam Dan Implementasinya Di Aceh (Pendekatan Metodelogi Ushul Fiqh).” edited by Muliadi Kurdi. Banda Aceh: Lembaga Kajian Agama dan Sosial (LKAS), 2011.
Syamsuar, Darlin Rizki, and Zikriati. “Enforcement of Human Rights According to Nurcholish Madjid: Fiqh Siyasah Dauliyah Perspective.” Al-Daulah: Jurnal Hukum Dan Perundangan Islam 14, no. 1 (April 2024): 27–60. https://doi.org/10.15642/ad.2024.14.1.25-57.







